Dunia ini adalah tempat persinggahan sekaligus tempat perantauan untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan yang hakiki di akhirat kelak.
Disamping mempersiapkan bekal untuk menuju hari akhirat dengan beribadah kepada Allah, serta meninggalkan semua larangannya. Manusia juga dibenarkan mencari harta kekayaan di dunia ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan juga selalu kuat dalam beribadah kepada Allah.
Rezeki seseorang dalam mendapatkan kekayaan di dunia memang berbeda-beda, ada yang kekurangan, ada yang berkecukupan dan bahkan ada yang lebih hingga tujuh turunan tidak habis-habis.
Namun bagi kita yang mempunyai harta yang lebih itu bukanlah suatu alasan bagi kita untuk menyombongkan diri. Harta yang kita miliki itu pada dasarnya milik Allah, harta itu hanya sebagai titipan pada kita dari Allah.
Kita harus benar-benar bijak dalam menggunakan harta tersebut, karena di hari akhirat nanti Allah akan meminta pertanggungjawaban semuanya. Pada harta yang kita miliki, disitu ada hak orang-orang miskin atau hak mereka yang kurang berkecukupan dalam ekonominya.
Ada dua cara untuk menyalurkan harta kekayaan kita kepada mereka yang kurang berkecukupan, sedekah wajib dan sedekah sunnah. Sedekah wajib adalah dengan membayar zakat, sedangkan sedekah sunnah seperti sedekah yang biasa, berinfak, waqaf, hibah dan sebagainya.
Harta itu juga bukan hanya untuk disimpan sebanyak-banyaknya. Dalam Islam yang itu bukan sebagai penimbun kekayaan. Uang itu perlu didistribusikan juga, seperti yang telah saya jelaskan di atas melalui mengeluarkan zakat dan sedekah-sedekah lainnya.
Allah SWT berfirman:
ÙƒَÙŠْ Ù„َا ÙŠَÙƒُÙˆْÙ†َ دُÙˆْÙ„َØ©ً بَۢÙŠْÙ†َ الْاَغْÙ†ِÙŠَآØ¡ِ Ù…ِÙ†ْÙƒُÙ…ْ
...Agar harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu... (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 7)
Apalagi kita mendistribusikan harta kita untuk membangun tempat-tempat ibadah, maka tiap orang melaksanakan ibadah ditempat itu maka kepada kita akan mengalir yang namanya pahala sedekah jariyah. Karena setiap harta yang kita sedekah kan di jalan Allah itu sungguh tidak akan mengurangi harta kita, malah harta kita menjadi semakin berkah dan itu juga akan menjadi investasi amal kita untuk hari akhirat kelak.
Tentunya kita selalu berdoa dan berharap semoga Allah selalu menggerakkan hati kita agar selalu mendistribusikan harta kita ke jalan yang diridhai-Nya.
Gambar: kabarmakkah.com
0 Comments