Assalamu`akaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Salam
entrepreneur, kali ini admin akan membahas perbedaan antara pedagang dengan
pengusaha. Ada orang yang sudah mengetahui
bahwa pedagang dan pengusaha itu mempunyai peran masing-masing, namun
masih banyak juga yang menganggap bahwa pedagang dan pengusaha itu sama saja.
Jika sobat termasuk salah satu yang menganggap pengusaha dan pedagang itu sama
saja, mulai sekarang sobat sudah bisa mengubah pola pikir seperti itu. Sobat
sangat tepat membaca artikel ini jika ingin mengetahui jika pengusaha dan
pedagang itu sebenarnya berbeda.
Ada
perbedaan yang sangat jelas antara pengusaha dengan pedagang. Jika kita lihat
sekilas memang terlihat sama padahal memiliki perbadaan yang sangat jauh. Saya
akan membahas disini secara gamblang apa perbedaan pengusaha dan pedagang.
Perbedaan
pertama yaitu pedagang itu yang penting dapat duit, apakah dari buka stand,
toko atau lainnya. Intinya meraka hanya mengharapkan profit, memang itu tidak
salah. Pengusaha tiap hari juga dapat duit, tetapi duitnya dapat dari mana?
Yaitu caranya bisa mendapatkan solusi dan membentuk sistem dimana nantinya
duit akan menghasilkan sendirinya. Jadi
sistem tersebut yang mengatur kegiatan usahanya dan sistem tersebut akan
menghasilkan duit bagi dirinya, bukan dirinya yang menghasilkan duit. Tetapi
sangat wajar anda sebagai seorang pemula diawali dengan cara berdagang.
Perbedaan
kedua yaitu pedagang itu pekerja keras, seluruh kegiatan usahanya dikerjakannya
sendiri. Tidak ada yang dilakukan oleh pihak lain, jualan sendiri, urus
pembayaran sendiri, ngeracik bumbu sendiri, bungkus sendiri, dan sebagainya.
Tapi kalo yang namanya pengusaha udah ada sistem, dalam menjalankan sistem
sudah ada manjemen. Kemudian cukup ngawasi kinerja karyawan atau timnya dalam aktivitas
bisnisnya. Jadi sobat tidak melakukan sendiri, tetapi sobat bekerja bersama
tim. Tim itulah yang membantu bisnis sobat untuk menjadi semakin berkembang.
Perbedaan
yang ketiga adalah pedagang itu waktunya untuk mengawasi bisnisnya banyak
banget kemudian sampai lupa membagi waktu untuk membangun silaturahmi dengan
teman-temannya atau membnagun hubungan dengan relasi. Tapi kalau pengusaha
waktu untuk mengurusi bisnisnya sedikit banget kan? Karena apa? Karena
bisnisnya sudah ditakeover oleh sistem sehingga dia tidak perlu melakukan
pekerjaan secara detail, karena semuanya sudah ada tim yang mengerjakannya.
Akhirnya dia punya waktu untuk membangun networking , silaturrahmi dan
membangun relasi dengan teman-temannya, karena banyak orang sudah begitu sibuknya sehingga tidak punya banyak waktu untuk
melakukan hal-hal yang sebenarnya sangat penting.
Apa
perbedaan keempat antara pengusaha dan pedagang? Pedagang belum tentu pernah
jadi pengusaha, tapi kalau pengusaha sudah pasti pernah jadi pedagang.
Perbedaan
yang kelima adalah pedagang itu menggantungkan bisnisnya pada dirinya sendiri,
sedangkan pengusaha menggantungkan bisnisnya pada tim. Jadi semua dari kerja
sama tim, timnya yang mengerkannya bisnisnya. Dan dia memikirkan tentang
sesuatu, memikirkan sebuah visi, memikirkan sebuah pola supaya timnya bekerja
lebih maksimal dan akhirnya bisnisnya semakin besar.
Perbedaan
yang terakhir atau yang keenam adalah kalau pedagang kan yang dipikirkan hanya
omset, tapi berbeda dengan pedagang, pengusaha hanya memikirkan bagaimana
membangaun asetnya untuk menjadi lebih berkembang dan lebih besar lagi.
Demikian
sekilas perbedaan antara pedagang dan pengusaha. jadi jika sahabat entrepreneur
menyukai artikel ini silakan sobat share ke kawan-kawan lainnya.

0 Comments